Keindahan Bendung Kahyangan Akan Menjadi Lokasi Gelaran Perdana KULFEST 2017

AgendakuID (21/11/17), Untuk pertama kalinya, di Kulon Progo, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta akan diadakan Kulon Progo Festival 2017 atau KULFEST 2017. Event yang mengusung tema “FESTIVAL KAMPOENG NUSANTARA” akan dilaksanakan di suatu tempat dimana belum banyak orang mengetahuinya, yaitu Bendungan Kahyangan, pada 24-26 November 2017.

Acara perdana ini akan menggabungkan ragam seni budaya nusantara dengan seni modern, digelar di alam terbuka, dengan banyak panggung budaya, selama tiga hari berturut-turut.

Di area seluas kurang lebih 3 hektar, kita akan menemukan rahasia indahnya kehidupan. indahnya Bendungan Kahyangan, tempat bertemunya 2 sungai di Bukit Menoreh, menyatu dengan kehidupan kampung, harmoni alam dan keindahan melodi musik, seni dan budaya dan kelezatan makanan tradisional indonesia.

Adalah Didik Nini Thowok, seorang seniman tari indonesia, yang menjadi penggagas acara ini, menungkapkan: “Sebuah keinginan besar untuk melestarikan budaya (NUSANTARA) agar dapat diapresiasi tidak saja di indonesia tetapi juga internasional. Festival ini juga turut melestarikan serta mengangkat keunikan kawasan & lingkungan yang terletak di Bendungan Kahyangan, Desa Pendoworejo, Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta.”

Beragam seni dan budaya dari tanah air akan ditampilkan di Festival ini. Penampilan dari Didik Nini Thowok, Komunitas Bissu Sulawesi, Ega Robot dari Bandung, Sarumban Dance Theatre dari Cirebon, Sanggar Mahasiswa Tidore, Sanggar GER dari Palembang. Jaringan Kampung Nusantara (Japung) dan masih banyak lagi akan menambah wawasan kita akan kekayaan dan keberagaman seni dan budaya lndonesia.

Penampilan Pooja Bhatnagar dan Sindhu Raj dari india, Navee Sasongkroh dan Thummanit Nikomrat dari Thailand, Liz Elizabeth Louisse dari Australia, Ai Hasuda dari Jepang, Cao Zhiwei dan Sun Yijun dari Cina serta Jetty Roels dari Belgia akan membuat wawasan akan seni dan budaya dari negara lain menjadi lebih luas lagi.

“Tidak hanya melibatkan seni budaya dari Tanah Air, seperti Yogyakarta, Malang, Banyuwangi, Banyumas, Bandung, Bali, Palembang, Sulawesi dan Tidore, terdapat 6 negara yang juga akan terlibat dalam festival ini, yaitu Cina, Jepang, india, Thailand, Belgia, dan Australia, menjadikan festival ini harus didatangi”, ungkap Didik Nini Thowok.

Selain pertunjukan budaya, Kulfest juga memberikan kesempatan kepada pengunjung untuk menikmati penampilan dari musisi favorit indonesia, seperti Sheila On 7, Andien, Endank Soekamti, Payung Teduh, Gugun Blues Shelter dan masih banyak lagi.

Dr. Hasta Wardoyo, Bupati Kulon Progo, menyatakan rasa bersyukur, gagasan dan ajakanya untuk menjaga budaya mendapat sambutan positif dengan diadakanya Festival ini. “Disamping melestarikan budaya, juga akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat”, ujar Dr.Hasto Wardoyo.

Kulfest merupakan festival yang layak untuk dikunjungi, tidak hanya dapat menyangsikan keindahan seni dan budaya, di festival ini para pengunjung dapat mengikuti workshop yang diberikan oleh maestro-maestro seni indonesia, seperti pembuatan wayang kulit, topeng, dan gamelan, serta workshop dari artis-artis kontemporer seperti Cameo Project, Biuesviiie dan Chef Azan. Yang lebih menarik, Sarah Bilby dari inggris, yang begitu aktif memperkenalkan wayang kancil di sekolah-sekolah di inggris akan datang dan memberikan workshop mengenai wayang kancil ini.

You May Also Like